Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Nggak Nyangka, Ada Makna Dibalik Lomba 17 Agustus

Gambar
Ternyata lomba-lomba   untuk  meramaikan     perayaan Hari Ulang Tahun RI  tercinta ini memiliki makna dan simbol yang dalam. Menurut Sejarawan terkenal, Pendiri Komunitas Bambu  JJ Rizal , bahwa tradisi lomba-lomba yang sampai sekarang  masih dilakukan dimulai pada peringatan HUT RI ke-5 pada 17 Agustus  1950 (Jadiberita.com)   Tak hanya lomba makan kerupuk, tapi lomba tarik tambang, lomba  kelereng, lomba  balap karung dan lomba  panjat pinang adalah tradisi yang selalu dilakukan tiap tahun  pada perayaan HUT  RI. Rakyat kala itu ingin memperingati kemerdekaan dengan cara yang menyenangkan. Presiden Soekarno adalah salah seorang yang paling bersemangat  dengan lomba-lomba tersebut, sehingga tradisi lomba 17 Agustus semakin cepat menyebar luas ke seluruh tanah air . Simbol keprihatinan tentang kondisi rakyat Indonesia yang kala itu baru lima tahun merdeka ditunjukkan memalui lomba makan ...

*Gak Nyangka, Ada Makna Dibalik Lomba 17 Agustus

Gambar
Ternyata lomba-lomba   untuk meramaikan   perayaan Hari Ulang Tahun RI  tercinta ini memiliki makna dan simbol yang dalam. Menurut Sejarawan terkenal, Pendiri Komunitas Bambu  JJ Rizal , bahwa tradisi lomba-lomba yang sampai sekarang  masih dilakukan dimulai pada peringatan HUT RI ke-5 pada 17 Agustus  1950 (Jadiberita.com)   Tak hanya lomba makan kerupuk, tapi lomba tarik tambang, lomba  kelereng, lomba  balap karung dan lomba panjat pinang adalah tradisi yang selalu dilakukan tiap tahun  pada perayaan HUT  RI. Rakyat kala itu ingin memperingati kemerdekaan dengan cara yang menyenangkan. Presiden Soekarno adalah salah seorang yang paling bersemangat  dengan lomba-lomba tersebut, sehingga tradisi lomba 17 Agustus semakin cepat menyebar luas ke seluruh tanah air . Simbol keprihatinan tentang kondisi rakyat Indonesia yang kala itu baru lima tahun merdeka ditunjukkan memalui lomba makan kerupuk. Kerupuk adalah simbol pang...

Pernahkah Anda merasa Hebat?

Gambar
Periksa Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi ke-2 terbitan Balai Pustaka di halaman 345 terbaca arti Hebat adalah terlampau; amat sangat (dahsyat,ramai, kuat, seru, bagus , menakutkan) Tulisan ini dimaksudkan pada kondisi jasad dan ruh yang sehat, gembira dan punya peran di lingkungan sekitar.  Lebih dari itu, adalah ketika apa yang diimpikan satu persatu terwujud. Merasa hebat bukanlah sesuatu yang salah apalagi tak pantas, tapi sebagai salah satu cara memotivasi diri. Kesuksesan selalu diawali dengan motivasi, alasan –alasan mengapa Anda melakukan sesuatu. Usaha setiap orang berbeda karena motivasinya, karena niatnya. Merasa hebat tidak melulu membicarakan tentang kesuksesan yang real terjadi atau  wujudnya terlihat. Menjadi pribadi yang lebih baik karena bisa menahan diri dari marah, menjadi lebih sholeh karena bisa shaum Senin Kamis, karena tetap tenang ketika anak rewel adalah bukti otentik bahwa Anda hebat. Yang menjadi masalah,  ketika terjadi seba...

Pernahkah Anda merasa Hebat?

Gambar
Periksa Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi ke-2 terbitan Balai Pustaka di halaman 345 terbaca arti Hebat adalah terlampau; amat sangat (dahsyat,ramai, kuat, seru, bagus , menakutkan) Tulisan ini dimaksudkan pada kondisi jasad dan ruh yang sehat, gembira dan punya peran di lingkungan sekitar.  Lebih dari itu, adalah ketika apa yang diimpikan satu persatu terwujud. Merasa hebat bukanlah sesuatu yang salah apalagi tak pantas, tapi sebagai salah satu cara memotivasi diri. Kesuksesan selalu diawali dengan motivasi, alasan –alasan mengapa Anda melakukan sesuatu. Usaha setiap orang berbeda karena motivasinya, karena niatnya. Merasa hebat tidak melulu membicarakan tentang kesuksesan yang real terjadi atau  wujudnya terlihat. Menjadi pribadi yang lebih baik karena bisa menahan diri dari marah, menjadi lebih sholeh karena bisa shaum Senin Kamis, karena tetap tenang ketika anak rewel adalah bukti otentik bahwa Anda hebat. Yang menjadi masalah,  ketika terjadi seba...

Rasa Itu Kembali 15# (tamat)

Gambar
"Okay Kang, lain kali aja ya, baca dulu dong baru kita ketemu."   Akhirnya Rara mampu berkata tidak. Dilepasnya gamitan Bintang, lalu berjalan mantap keluar gedung. Rara merasa lepas. sumber : internet Bintang mematung. "Aku sudah membacanya. " Bintang berkata di hatinya. "Beri aku waktu. Setelah kepastian pencalonanku, aku akan mengajakmu. Aku butuh pendamping. Dan kau adalah  pilihan ku." Di dalam angkot jurusan Margahayu-Ledeng Rara tenggelam dalam lamunan, saat masuk seorang lelaki dengan tas ransel yang besar duduk berhadapan dengannya. Acuh saja, lelaki itu duduk,  tiba-tiba Rara merasa orang dihadapannya mirip pemain sinetron Preman Pensiun di televisi. Spontan Rara menyapa,  "Kang Ubed Preman Pensiun ya? Minta tanda tangannya kang buat anak saya." Dirogohnya tas ungu mencari buku dan pulpen. Lelaki itu tersipu, sakit hati tepatnya.  Tega benar dimiripkan dengan tokoh Ubed. Walaupun pemain sinetron, ...

Sama Benar (nya)

Gambar
Lima bulan ini Reni selalu jalan pagi selepas subuh. Udara subuh itu segar dan menyemangati. Terasa bersih dan asli. Menarik nafas dalam-dalam saat itu, bagai menghirup stok udara terbaru dari langit. Tanpa tambahan asap tak ada polusi. Dinginnya semilir angin, menusuk sampai tulang belikat dibahu kanan. Baginya itu jadi sensasi tersendiri sampai matahari malu-malu mengintip untuk terbit. Selebihnya segar, segar.. Reni baru saja berpisah dari suaminya. Menyebut nama Wahyu, dia mual seharian. Dengan jalan subuh Reni berusaha melupa. Lima bulan lalu, hakim pengadilan agama Bogor mengetok palu segenggaman tangan itu tiga kali. Tapi baginya laksana godam sang Bisma yang menghantam jantung nya tiga kali, ikatan sakral yang dirajut selama tiga tahun itu putus. Reni Prambani dengan Wahyu Pratama. Reni hanya membisu. Seperti sapuan angin sepoi sore hari, tanpa huruhara tanpa tangisan bombay apalagi ratapan bak film India. Reni merelakan begitu saja Wahyu pergi dari sisinya. "Aku ...

Rasa Itu Kembali 14#

Gambar
Dalam kotak ungu terlipat sebuah surat bertulis tangan  Rara. Salam.. Kini sampailah kita Memberi sebuah nama Pada hubungan yang sekarang ini nyata Di rentang usia yang tak muda Aku berharap masih ada letupan dahsyat menggelora Memburu cinta menembus rintang Sekelebat, Jiwamu masih saja liar mengembara Api asmara mu masih lagi belum padam Mencari hasrat luar dalam Ah, aku tak mampu Biarlah aku hanya mengisi satu ruang mu Tanpa perlu berburu bersamamu. Pilihlah satu Masih saja mereka menunggumu Tak perlu ragu yang tak perlu Aku hanyalah penanda waktu Terlalu jauh aku harus mengejarmu Terlalu curam kau menggapai ku Dan..bila saat itu Lambat-lambat seseorang memanggilnya tergesa. " Rara..tunggu!" Terdengar bunyi sepatu seseorang setengah berlari, lalu sebuah tangan menarik pundaknya. Rara menengok, Bintang terengah lalu menyeringai. "Aku surprise banget kamu datang. Ayo ke ruangan ku." Bintang menggamit tangan Rara Rara menghentikan l...

Rasa Itu Kembali 13#

Gambar
Lama sang sekretaris tak keluar dari ruangan. Menunggu, Rara melihat sekeliling. Beberapa lelaki nonton TV atau main game di komputer. Ada yang baca surat kabar tapi kebanyakan  terpaku menatap hapenya. Sepertinya mereka itu staf. Bawahan Bapak Bintang Alamsyah yang berwibawa. Sungguh, sejak masuk ruangan ini Rara ingin sekali menarik kembali ucapannya, bahwa disini tempat berkant or orang-orang pinilih yang berjuang meningkatkan kesejahteraan rakyat. Huffhs..  Jadi ingat awal pertemanannya dengan Bintang ya kaku dan sombong, sangat bisa di valid kan dari sinilah asal muasal nya. Rara tetap berdiri mematung sekitar sembilan menit tanpa putusan. Nekat menyapa seorang lelaki yang tengah asyik main game di komputernya. " Pak saya mau minta tolong. Sepertinya Pak Bintang sibuk sekali jadi saya mau titip ini untuk beliau." Rara menyerahkan selembar kertas tergulung rapi diikat sehelai pita ungu dan sebuah kotak kecil bermotif batik dengan warna sen...

Rasa Itu Kembali 12#

Gambar
  Jam 9 pagi. Jalan Diponegoro sudah ramai saja. Saat Rara kecil jalanan masih sangat lenggang , panas terik tak pernah terasa , apalagi pohon-pohon rindang selalu setia ada disana. Ayahnya sering mengajaknya ke Gasibu. Berlama-lama mereka duduk berdua menatap lekat ke arah ke Gedung Sate. " Tos ageung Rara hoyong didamel di gedung sate nya Pa!" Rara kecil punya cita-cita. "Ny a atuh di du'akeun ku Apa, bisa gawe didinya jeung boga jodona, anu jujur tur junun." Rara terkenang.  Sumber : internet Gedung Sate dulu, disebut Gouvernments Bedrijven dibangun tahun 1920 ketika selesai empat tahun kemudian pada September 1924 pihakKolonial Belanda langsung menggunaka gedung ini untuk Kantor Pemerintahan. Melibatkan 2000 pekerja yang 150 orang  diantaranya adalah seniman, yaitu para pemahat berkebangsaan Cina dari daerah Kanton. Saat ini gedung sate menjadi icon Jawa Barat paling populer, malah bisa disebut terindah di seluruh k...

Rasa Itu Kembali 11#

Gambar
" Kang, yuk bareng solat dhuhur ?" Bintang terbata,  "Iya, ya, eh apa? Ayo.." Selesai solat Bintang tak langsung kembali ke kelas. Di masjid samping sekolah dia beristirahat, sambil menunggu Rara bersama muridnya. Bintang tenggelam dalam kegalauan panjang. "A h sudah. Sepertinya aku hanya memuji sesaat saja. Aku hanya perlu menanyakan tentang sepasang sepatu beda kiri kanannya  yang kerap dia gambar dalam sesi curhat bebas waktu itu. " Lalu Bintang terlelap. Seorang pejabat esolon dua tertidur disebuah mesjid lembab beralas karpet kasar yang sudah pudar warnanya. Kembali ke kelas, Rara sedang merapikan meja.  "Mana muridmu? " " Sudah pulang kang." Lagi-lagi mereka terdiam cukup lama. Rara tau, Bintang sedang memikirkan hubungan ini. Dia sedih banget jika Bintang tak lagi menganggapnya istimewa. Tapi, untuk merebut perhatiannya Rara merasa tak bisa. Cape aja kayaknya. Ketika otot dan otak sudah mulai lambat mengo...

RASA ITU KEMBALI 10#

Gambar
"Kalo sekarang ?" Bintang menyela.   "Ya aku tonjok Akang aja lah, dasar laki-laki selalu gak pernah cukup." Rara terlihat gemas.   " Yang menyakitkan lagi, Akang datang duapuluh tahun kemudian dan melakukan hal yang serupa, dengan orang yang sama, Yana..!!! " Rara kesal tapi berusaha tenang setelah satu minggu berusaha berdamai dengan hatinya.   "Tapi ya udahlah, show must go on, rugi amat berlama-lama kembali ke masa lalu. Orang-orang udah sibuk dengan 100 impiannya masa aku stuck karena satu ini"   "Okay sekarang apa?" Terburu Rara mengalihkan pembicaraan. Bintang makin suka aja sama Rara. Sedari tadi Bintang membayangkan Rara akan menumpahkan kekesalannya setelah seminggu lebih gak bertemu. Atau pura-pura tak ada apa-apa tapi terus saja mengungkit masalah itu ke depannya. SUMBER : INTERNET "Darma sobat ku di STPDN kami satu barak. Sampai sekarang selalu meyempatkan ketemu kalo dia sedang di Bandung"   ...

Training Serba 100 Ribu

Gambar
Mau ngga jadi Womanpreuneur tanpa ribet?  Jika Anda seorang ibu  bekerja diluar rumah dan mulai memikirkan berbisnis dirumah atau Anda seorang ibu rumah tangga yang akan atau sedang merintis bisnis sebagai bentuk aktualisasi diri,  ingin membantu tugas suami dalam mencari nafkah  atau mewujudkan cita-cita yang tertunda karena  menikah ataupun melahirkan, maka Anda perlu membaca artikel ini sampai selesai.  Kita semua sepakat seorang perempuan ditakdirkan multitasking . Bisa melakukan banyak hal yang  bermanfaat  tanpa melupakan tugas utamanya menjadi ibu menjadi istri. Saat ini menjadi   womanpreuneur sangat mungkin dijalankan  melalui teknologi smartfhone atau media gadget lainnya. Indari  Mastuti seorang perempuan cerdas, CEO Indscript Corp yang berdomisili di Bandung, founder Sekolah Perempuan, founder Ibu-Ibu Doyan Nulis (grup FB), founder Ibu-Ibu Doyan Bisnis (grup FB) menjawab kebutuhan tersebut de...

RASA ITU KEMBALI 9#

Gambar
Bintang terkesiap, "Oh,abdi bade nepangan bu Radita, itu sanes nya?" Pura-pura tak mengenal Rara, instingnya reflek memanipulasi keadaaan supaya tak terlihat canggung atau tak ketauan bengong menatap Rara dari kejauhan.   "Teh Raraaa, tamuuu.." sedikit berteriak perempuan itu memanggil Rara.   Rara menengok. Senyumnya mengembang. Sedikit terkejut, Rarapun terlihat sangat senang. " Pak Bintang,, geuning tara tisasari. Mangga mangga Pak, kapalih dieu." Rara berusaha wajar. Bintangpun duduk di kursi guru sebelah Rara yang kosong. " Pak, antosan sakedap nya, ieu nuju ngalereskeun matematika barudak, masih kedah dibantos. Moal lami da"   Rara berkata sopan dan meyakinkan Bintang bahwa pengajaran dengan muridnya itu hanya sebentar . Tiba- tiba secarik kertas dilempar pelan ke meja Bintang. Bintang mengambilnya. Tertulis "DON'T GO" Bintang tersenyum. Lalu menulis dibaliknya " I' M TIED ON U" dilempar pelan pur...

RASA ITU KEMBALI 8#

Gambar
Yana mengerenyitkan alis. Mengingat nama, memilah acak berbagai kejadian masa lalu yang berkelebatan di otaknya.  Sekian lama mencari, Yana berhenti disatu peristiwa. "Ooooooh, Radita Parahwati Samiaji? Betul? Dia? Kan pacarnya Kang Darma, Sekda Banten sobatmu tapi duluu, waktu itu Rara kelas dua aku kelas satu. Rara terlalu kalem sih, kang Darma gak suka. Akhirnya kang Darma memilihku, tepatnya aku rebut sih abis nggak bangett deh ibu Radita ini, Parah..   Sesuai namanya."  Yana terkekeh. "Aih, aih , aih, small world.." Bintang sedikit terkejut. Sudarma Atmadja, sobatnya di STPDN. Bekerja di lingkungan yang sama di Pemerintahan Daerah. Selama dikampus dulu, tak pernah mereka ngobrol tentang wanita. Hahaha ..laki-laki kan suka jaim kalo harus curhat tentang kelemahannya, apalagi tentang wanita.. Dalam keterkejutan Yana melanjutkan, "Ajak ketemuan dong Kang..kita seru-seruan. Ntar aku ajak mas Bowo deh dan Akang ajak teh Rara." " Kalo sama k...