Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2017

AKU LARUNG NAMAMU DI MIANGAS

Gambar
Menghitung hari.Aku sudah nggak sabar. Dalam 48 jam lagi aku akan pergi dari   sini. Selamat tinggal kepulauan Porodisa, I hate you but, I know, I’ll miss you. Semoga ayah tak berubah pikiran. Melepas putri sulungnya belajar di tanah Jawa. * Sejak kecil aku memang  sering berpindah –pindah tempat tinggal. Mengikuti ke manapun ayah ditugaskan. Ayahku seorang Perwira TNI Angkatan Laut. Seluruh kota di wilayah Indonesia yang ada lautnya, itulah rumahnya. Aku bagai  terkena kutukan Dewa Hermes. Setiap pindah ke suatu kota aku belum pernah punya sahabat dekat. Sekedar teman adalah, tapi sahabat? Satu-satunya yang  kuanggap sahabat hanyalah Lulu. Anak si mbok Biyah yang  selalu ikut ibu. Terakhir, si mbok ikut  kami  ke Jakarta, lalu suaminya melarang. Jadilah mereka kaum urban Jakarta  yang  merepotkan gubernurnya. Thanks God hape ditemukan. Penemuan  paling ajib  abad ini. Komunikasi kami tak kandas oleh jarak. “Gue suka di sin...

Tips Asyik Ngobrolin Anak Bersama Suami

Gambar
Makcoebak baru selesai nulis tentang gimana cara ngobrolin masalah anak  kepada suami. Beberapa temannya mengeluh  ketika harus ngomong masalah anak kepada suami-suami mereka. Belum apa-apa suami sudah menghakimi. “Masa ngurus masalah anak  aja gak bisa?” atau “Aku percaya sama mama deh.” Malah lebih ekstrim suaminya anteng aja dengan gadgetnya, seperti mendengarkan tapi tak satupun komen terucap. Ah, mungkin saja hal ini terjadi karena belum tahu cara  ngobrol yang tepat sama suami . Kalau tahu caranya, pasti kok suami mau ikut t erlibat dan bekerjasama secara terus menerus . Melalui obrolan  yang rileks tapi tertata akan terjadi interaksi yang saling menghargai. Hal tersebut   akan memudahkan  menyampaikan pesan dan suami pun paham. Pada gilirannya akan ada tindakan lanjutan (action) dari hasil obrolan.  Bolehlah di coba beberapa tips   di bawah ini. Apalagi jika semuanya dicoba, dijamin deh  : 1)    ...