Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2016

Rasa itu Kembali 6#

Gambar
Tiba-tiba Bintang berkata,"Wanita itu sudah kutemukan Ra, tepat dihadapanku sekarang." Samar- samar terdengar lagu Perahu Kertas Maudy Ayunda. Lagu yang kerap disetel Bintang di mobilnya. ( Reffrein ) ... Berdua. Kubisa percaya. Kubahagia kau telah terlahir didunia.. Sungguh Rara menerawang jauh ke masa lampau yang sudah terkubur dalam dan jauh. Sosok Dwiyanto tiba- tiba muncul. Berdiri,Tersenyum, mematung. Lalu tiba-tiba berbalik dan berjalan ringan, masih tersenyum. Hanya sekali dia menengok kebelakang, masih senyum yang sama. Lalu berjalan lagi sampai menghilang tertutup kabut keabuan. Rara hanya mampu terdiam dalam bimbang. Sumber : internet (Glek)  Tak satupun kata terucap, mata Rara berkunang-kunang. Kesal menguasainya, menekan sangat dalam rasa bahagia mendengar kata-kata Bintang. "Satu yang seharusnya tak kau lakukan," Rara berkata lirih "Apa?" Bintang menangkap sesuatu yang salah. " Membandingkan.....Aku tak bisa meneri...

Rasa itu Kembali 5#

Gambar
Sesak dadanya. Wanita mana yang rela dibandingkan dengan wanita lain? Walaupun sekedar komen ece ece tentang selera parfum atau warna kerudung. Intuisinya bicara, Bintang curhati wanita yang menjadi tipenya selama ini, tapi itulah masalah terbesar Bintang dengan wanita. "Kayak Kuasa Pengguna Anggaran dikantormu yang membanding- banding rekanan mana dari pengajuan mereka yang mendekati Harga Penawaran Terbaik, begitu ya?" Rara tercekat menahan marah. "Asal tahu ya Kang, obrolan Akang tuh sudah bisa aku simpulkan setelah nonton Revolution Road malam itu. Aku sudah mengerti, karenanya aku hanya menggambar sepasang sepatu yang kiri kanannya beda setelah itu. Itulah kesimpulan akhirnya. Membosankan sih! Tau ngga, aku hanya perlu 3 point untuk menyimpulkan." Sengaja Rara sedikit sombong, nafasnya tersengal, jelas sekali kalau dia sedang cemburu. "Akang tuh memuja kami . Setelah perceraian, hidupmu timpang. Tak sadar Akang berharap banyak pada istrimu. Ber...